RSS

Category Archives: Inspirasi

Inspirasi dari Pemilik Bengkel Motor

Kamis kemarin saya telat masuk kantor. Itu bukannya tanpa sebab. Saya telat karena saya harus memarkirkan motor kesayangan saya ke sebuah bengkel langganan di bilangan Kampung Utan, Ciputat, karena remnya blong. Oia, tulisan ini bukan bermaksud promosi bengkel karena bengkel langganan saya memang sudah rame setiap harinya. Ada yang tahu apa nama bengkel tersebut? Ya, namanya Bengkel KARDI.

Saya telah lama mengenal pemiliknya walaupun saya belum pernah ngobrol seperti apa yang akan saya share berikut. Saya anggap kisah kehidupannya bisa menjadi inspirasi kita. Siap lanjut?

Namanya Kardi. Dulu, beliau bekerja di sebuah dealer motor. Selama lebih dari 9 tahun beliau bergelut dengan profesinya itu sebelum memutuskan untuk resign dan membuka sebuah bengkel kecil. Beliau merintis bengkel kecilnya berdua dengan temannya. Hal ini tidak berjalan mulus seperti yang mereka harapkan. Jadi ceritanya begini.

Mereka menyewa tempat (semacam ruko) di sebuah pemukiman warga. Dikarenakan tempatnya berada ditengah-tengah perumahan warga, maka ketika ada pelanggan yang ingin menyervis motornya, para warga disekitarnya sepakat untuk meninggalkan rumahnya untuk sementara sampai servis motor selesai. Anehnya, mereka tidak ada yang berani menegur si pemilik bengkel. Walhasil, pak Kardi pun merasa tidak nyaman karena mengganggu warga sekitarnya tanpa menunggu teguran. Dan beliaupun mencari lokasi baru yang agak jauh dari warga.

Di lokasi barunya tersebut, beliau tidak serta-merta memperoleh kesuksesan. Pernah, suatu saat ada yang melaporkan beliau ke RT setempat karena suara bengkelnya masih terdengar agak berisik walaupun lokasinya tidak ditengah-tengah warga. Beliaupun mencari tempat baru.

Seiring berjalannya waktu, pelanggan beliaupun semakin banyak termasuk pelanggan tetap seperti saya ini 😀 . Beliaupun kerepotan melayani konsumennya sampai akhirnya beliau merekrut banyak karyawan. Hingga kini beliau mempunyai belasan karyawan. Beliau juga mulai memikirkan untuk menyewa tempat yang lebih luas agar dapat menampung motor para konsumennya sampai akhirnya menemukan tempat yang seperti sekarang ini.

Walaupun hanya pemilik bengkel motor, namun beliau mempunyai beberapa prinsip yang membuat saya kagum.

1. Beliau memperhatikan masa depan karyawannya, terlebih yang loyal. Beliau menjanjikan sebidang tanah yang dapat diambil beberapa tahun kedepan sebagai investasi masa depan.

2. Beliau merasa sangat senang apabila ada anak buahnya yang bisa membuka bengkel sendiri. Beliau bukannya takut bersaing, tapi malah mendukungnya, salah satunya dengan meminjamkan modal dan memasok barang-barang yang dibutuhkan. “Inilah hal yang paling membuat saya bangga,” katanya.

3. Beliau adalah pekerja keras. Beliau justru kebingungan mau ngapain jika ada hari libur.

Seandainya banyak boss yang mempunyai prinsip diatas, maka saya yakin para karyawannya akan setia. Betul bukan?

🙂

Advertisements
 
4 Comments

Posted by on 20 November, 2011 in Inspirasi, Lain-lain

 

Tags: , ,

Selamat Hari Sumpah Pemuda

SOEMPAH PEMOEDA

Satoe :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE,

TANAH AIR INDONESIA

Doea :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE,

BANGSA INDONESIA

Tiga :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN,

BAHASA INDONESIA

Djakarta, 28 Oktober 1928

Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia – Bung Karno.

Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 Oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia, proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudian mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi mengangkat harkat dan martabat hidup orang Indonesia asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.

Rumusan Sumpah Pemuda ditulis Moehammad Yamin pada sebuah kertas ketika Mr. Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir kongres. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin.

Sumpah Pemuda mempunyai makna yang sangat mendalam bagi bangsa ini. Sumpah pemuda berisi ikrar bersatunya dan disatukannya tunas-tunas bangsa oleh kesamaan tanah air, bangsa dan bahasa. Ini mengingatkan kembali jati diri kita sebagai bagian dari NKRI yang harus senantiasa menjaga dan mempertahankan NKRI dari segala macam tantangan, ancaman maupun krisis.

Sudah selayaknya kita bersatu dan memperkuat ikatan satu sama lain agar Indonesia tetap kokoh dan bertahan ditengah krisis global yang mengancam ekonomi negeri ini. Sumpah Pemuda membawa berita baik bahwa sampai saat ini kita masih disatukan oleh tanah air, bangsa dan bahasa Indonesia. Persatuan dan Kesatuan merupakan langkah dasar kemajuan suatu bangsa. Selamat Hari Sumpah Pemuda!

Dari berbagai sumber.

 
5 Comments

Posted by on 28 October, 2011 in Inspirasi, Opini

 

Tags: , , , , ,

Produk Dalam Negeri yang Kita Kira Barang Import

Saya merasa bangga setelah melihat dan membaca produk-produk tersebut di salah satu website forum. Saya kira produk-produk yang nanti akan saya share disini adalah produk luar negeri alias impor. Eh, ternyata produk tersebut adalah buatan dalam negeri oleh anak bangsa. Tanpa banyak basa-basi, silakan simak produk apa saja itu:

1. J.CO

Dimana kemunculannya di tahun 2005, banyak orang mengira gerai ini adalah sebuah waralaba milik asing. tapi jika kita cari sejarahnya ternyata gerai donat dan kopi ini adalah didirikan oleh seorang bernama Johnny Andrean, Jhonny sendiri adalah orang asli Singkawang, Kalimantan Barat, beberapa tahun sebelum mendirikan J.CO ia membeli hak waralaba BreadTalk, namuan karena ia merasa beberapa hal yang tidak cocok dengan dirinya akhirnya ia membangun dan mengembangkan sendiri gerainya, tak disangka sambutannya sangat luar biasa, ini karena ia selau menjaga kualitas produknya dan selalu berinovasi membuat resep2 baru.

2. Olimpic

Dialah Au Bintoro, si pendiri Olympic Furniture, yang mengawalinya di tahun 1980. berawal dari sulitnya membawa furniture yang dibeli dari tokonya dan pelanggan merasa kesusahan dan diperlukan banyak perkerja untuk membawa perabotan2 tersebut untuk sampai dirumah, maka ia mencoba membuat bagaimana sebuah furniture yang kuat namun berbahan ringan serta dapat dibongkar pasang dengan mudah oleh orang awam sekalipun. ini yang membuat produk2nya terus menuai sukses dipasaran hingga ke pasar dunia.

3. Polytron

Sejarah polytron dimulai pada tanggal 16 mei 1975, saat pemilik pabrik rokok pt djarum kudus mendirikan perusahaan dengan nama PT. Indonesia Electronic dan dengan modal awal sejumlah Rp.50Jt. merekrut 14 perempuan lulusan smea dan sma pada awalnya untuk diberikan pelatihan menyoder dan menggunakan produk dari Philips sebagai bahan uji coba sampai akhirnya memiliki tren sendiri di bidang elektronika. POLYTRON sendiri memiliki arti POLY yang artinya Banyak dan Tron yang singkatan dari Elektronika. jadi POLYTRON adalah sekumpulan barang2 elektronika.

4. Polygon

Bermula tahun 1989 dari satu kawasan kecil yang namanya tak banyak dikenal orang, Wadungasih Sidoarjo – Jawa Timur, sebuah pabrik sepeda didirikan dengan tekad besar menembus pasar internasional. Sejak berdiri hingga kini, jutaan sepeda telah diekspor ke 5 benua dengan tujuan ekspor lebih dari 50 negara.

Diantara nama produk-produknya adalah Helios 900TTX, Helios 600, Helios 400, Helios 100, Helios F100, Helios 200JR, Cozmic RX 1.0, Cozmic CX 6.0, Cozmic CX 2.0, Cozmic CX 1.0, Xtrada 5.0, Cleo 4.0, Cleo 3.0, Collosus SX 3.0, Collosus SX 2.0, dan Collosus SX 1.0.

5. Jeans LEA

Memang terkadang jika kita lihat iklan2 dari produk ini kebanyakan berbau amerika, tapi itu hanya memberikan gambaran bahwa produk ini memiliki kualitas yang sama dan lebih baiknya dengan produk2 jeans dunia lainnya.

Dan berikut macam-macam produk dalam negeri yang disangka produk luar negeri lainya:

Semoga produk-produk di atas dapat menginspirasi teman-teman pembaca 🙂

 
1 Comment

Posted by on 24 October, 2011 in Inspirasi, Lain-lain

 

Tags: , ,

Sumber Pahala: Orang Tua

Pagi tadi, sehabis shalat Subuh berjamaah (orang sepuh) di masjid dekat rumah, saya berbicang-bincang dengan salah seorang jamaah lainnya. Namanya pak Joni. Dia adalah tetangga saya (agak jauh) yang juga sering shalat berjamaah di masjid. Namun, baru kali ini saya memberanikan diri untuk mengajaknya ngobrol.

Obrolan kami mulai dengan basa-basi menanyakan tinggal dimana dan asalnya dari mana. Maklum, karena agak jauh, makanya kami tidak tahu tempat tinggal masing-masing. *Alasan sebenarnya adalah karena sama-sama sibuk, sehingga jarang bersosialisasi dengan tetangga agak jauh 😀

Setelah pembicaraan sudah mulai mencair, saya pancing beliau untuk memberikan saya sebuah nasihat. Saya mulai memberanikan diri menanyakan latar belakang beliau. Tanpa ragu, beliau mulai menceritakan kisah hidupnya dengan nada dan pandangan sedikit ke atas, sedang menerawang ke masa lalunya.

Karena tahu saya orang Jawa Tengah, beliau memulai ceritanya dengan pendidikannya. Sewaktu masih menempuh pendidikannya di daerah Cepu. Beliau beberapa kali mampir ke Semarang, ibukota Jawa Tengah. Sampai-sampai hafal tempat-tempat favoritnya dahulu. Karena sekolah beliau dibiayai oleh salah satu perusahaan BUMN, beliau tidak ingin menyia-nyiakan pendidikannya. Beliau belajar siang dan malam sampai akhirnya lulus dan ditempatkan pada salah satu posisi penting di perusahaan tersebut.

Sewaktu masih bekerja di perusahaan tersebut, beliau juga dipercaya masyarakat untuk memimpin warganya. Beliau dipilih menjadi pimpinan warga setempat karena sosialisasi dan kebijaksanaannya dalam bersikap. Tidak hanya itu, sebuah masjid besar di kampungnya, juga diketuai oleh beliau sejak peletakan batu pertama, di awal pendiriannya.

Beliau bekerja di perusahaan tersebut kurang lebih selama 34 tahun. Beliau lakukan dengan kerja keras dan ikhlas. Katanya, “Mumpung masih muda, kamu harus bekerja keras,” setelah tahu saat ini saya sudah bekerja di sebuah perusahaan. Kemudian, beliau menceritakan sedikit tentang anaknya yang sedang kuliah.

Setelah berbincang kurang lebih 30 menit, beliau memberikan pesan kepada saya. Beliau menanyakan apakah saya masih punya orang tua lengkap. “Semuanya masih ada?” tanya beliau. Saya hanya mengangguk. Beliau langsung menepuk pundak saya sembari berpesan, “Bersyukurlah. Orang tuamu adalah ibadahmu, sumber pahala bagimu. Berkerja keraslah lalu meminta doa restu kepada kedua orang tuamu. Insya Allah, kamu sukses!” Saya masih terpaku dan hanya mampu menjawab AMIIIN dalam hati.

Wahai pembaca, mari kita jaga orang tua kita. Mintalah maaf jika kita mempunyai salah kepada mereka. Semoga doa mereka menyertai kita semua. Amin.

 
2 Comments

Posted by on 21 October, 2011 in Inspirasi

 

Tags: ,

Saya Ingin Kesana [Perancis]

Ini tempat-tempat yang ingin saya kunjungi jika saya pergi ke Perancis:

1. Eiffel Tempat wisata ini adalah hasil rangkaian 18.083 besi yang dibangun antara 1887 dan 1889. Meski dibangun untuk merayakan seabad revolusi Perancis, pembuatannya sendiri mengundang kritik dari seluruh Perancis. Kalangan seniman menilai tidak adanya keindahan dari Eiffel, sedang para arsitektur mendebat ketahanan angin pada strukturnya. Meski begitu, ikon Perancis ini tetap setia dikunjungi jutaan orang setiap tahun. Mungkin lebih banyak orang yang ingin melihat Paris dari ketinggian 275 meter lewat Dek Observasi, termasuk Tom Cruise yang melamar Katie Holmes di restoran yang terkenal romantis.

2. Arch de Triomphe Di ujung lain Champ Elysee, tempat wisata yang akan anda temukan adalah bangunan menyerupai gapura besar. Arch de Triomphe dibangun Napoleon pada 1806 sebagai simbol kemenangan Perancis. Sayangnya, “Si Pendek” Napoleon keburu digulingkan sebelum bangunan ini rampung didirikan.

3. Champ Elysee Menjadi salah satu kawasan elit di Paris yang digunakan sebagai tempat wisata. Disini, anda akan menemukan etalase berisi barang dan parfum ternama, selain kafe-kafe mahal yang berjejer di sepanjang jalan. Kenyamanan pedestrian juga terjamin, mengingat lebarnya bagian trotoar di sini. Dulunya, bilangan ini pernah digunakan tentara Sekutu untuk berpawai merayakan kemenangan pada PD II.

4. Place de la Concorde Lain-lagi dengan cerita Place de la Concorde. Tempat wisata yang merupakan alun-alun terluas di Paris ini, dibangun pada 1755 di lahan seluas 86.400 meter. Ciri khas tempat ini adalah monumen dan air mancur. Dulunya, kaum bangsawan tertawa-tawa sambil menonton eksekusi terbuka para penjahat hingga penentang kerajaan. Pasca Revolusi Perancis, ganti wajah-wajah para borjuis itu yang murung menghadapi eksekusi. Nama tempat wisata ini sendiri berubah beberapa kali. Dimulai dari “Place Louis XV”, “Place de la Révolution”, dan terakhir “Place de la Concorde” sebagai simbol rekonsiliasi.

5. Musee Du Louvre Museum Louvre merupakan salah satu museum seni terbesar di seluruh dunia. Jika anda tidak menyukai seni, tetapi ingin memenuhi rasa ingin tahu anda akan lukisan Monalisa (di Paris disebut “la joconde”), atau mungkin tertarik karena buku “The da vinci Code”, anda tetap harus masuk ke museum ini. Dahulu gedung yang dijadikan museum Louvre adalah istana (Palais de Louvre) yang dibangun tahun 1190 dan mengalami tahap penyelesaian menjadi seperti gedung yang terlihat saat ini di tahun 1870. Dan tahun 1989 arsitektur Amerika asal China, I.M Pei membuat piramida kaca yang dijadikan salah satu dari 3 pintu masuk.
Untuk bisa menikmati Museum yang memamerkan lebih dari 35000 obyek seni dari jaman pra-sejarah hingga abad ke-19 ini, anda harus datang pagi-pagi sekitar jam 09.00 karena antrian yang panjang, dan anda pasti tidak akan menyia-nyiakan uang 9 euro anda setelah membayar tiket masuk.

Mudah-mudahan saya bisa pergi kesana dalam kesempatan yang baik dan tepat 🙂 Amiin.

 
4 Comments

Posted by on 19 October, 2011 in Inspirasi, Opini

 

Tags: , , , , ,

Aplikasi Mirip Siri ‘Apple’ di Android

Salah satu aplikasi pada iPhone 4S adalah Siri. Aplikasi ini adalah teknologi perintah suara yang mungkin menjadi hal yang paling revolusioner dari iPhone 4S. Siri bisa dibilang sebagai asisten pribadi (personal assistant). Ia memungkinkan pengguna mengendalikan ponselnya melalui perintah suara, termasuk untuk menjawab pertanyaan. Contohnya, pengguna mengatakan kepada Siri, “Bangunkan saya pukul 6 esok pagi”. Maka secara otomatis, Siri akan mensetting alarm di jam yang disebutkan tersebut.

Aplikasi canggih ini bukan hanya ada di smartphone keluaran Apple, Inc. saja. Namun, selain di iPhone 4S, aplikasi mirip Siri juga bisa kita temukan di Android. Nama aplikasi tersebut adalah Iris. Aplikasi buatan dexetra.com besutan Narayan Babu itu hampir sama seperti Siri. Walaupun masih Alpha, tapi performa Iris bisa diandalkan.

Kekurangan keduanya hampir sama: identifikasi keduanya hanya baru bisa mengenal kata-kata dalam bahasa Inggris. So, jika pronunciation dan aksen yang anda ucapkan kurang tepat, maka aplikasi tersebut akan meraba-raba kata yang anda ucapkan dan hampir pasti melenceng dari apa yang anda maksudkan.

Tak hanya itu, bahkan Siri pun tidak bisa mengenali bahasa Inggris yang diucapkan dalam aksen lain. Misalnya saja dalam bahasa Jepang.

Tanpa banyak basa-basi, silakan download sendiri aplikasi Iris disini. Anda juga bisa mengunduhnya melalui android market anda. GRATIS! Silakan baca artikel untuk menambah informasi lebih lanjut tentang Iris disini.

 
Leave a comment

Posted by on 18 October, 2011 in Inspirasi, Lain-lain, Reportase

 

Tags: , , , ,

Kunci Keberhasilan dalam Hidup Anda

Suatu hari saya pulang dari kampung bahasa inggris, Pare, yang terletak di daerah Kediri, Jawa Timur. Saya pulang menggunakan transportasi paling murah, yakni kereta api Brantas jurusan Jombang-Jakarta. Saya memilih kereta karena ingin merakyat. Padahal karena uang saku dikantong sudah habis 😀

Di dalam kereta, saya bertemu dengan beberapa kawan seperjuangan di Pare. Tentunya, kami memilih tempat duduk yang berdekatan untuk berbincang-bincang selama perjalanan. Di dalam kereta, kami berbaur dengan para penumpang kereta lain dengan saling berhadap-hadapan.

Kota demi kota kami lewati. Kami tidak sadar, perjalanan sudah memakan waktu hampir 7 jam. Walaupun masih jauh dari tujuan kami (Stasiun Senen), tapi dikarenakan keasyikan ngobrol, waktupun berjalan sesukanya. Kami sudah tertidur dan terbangun kembali.

Ditengah perjalanan, saya diajak ngobrol dengan orang yang berhadapan dengan saya (bukan termasuk kawan seperjuangan tadi yang masih terlelap dalam tidurnya) yang sedang asyik berbincang dengan orang dewasa lainnya (yang saya yakin juga baru kenal di kereta).

Mereka (beliau berdua) melibatkan saya dalam percakapan mereka dengan bertanya tentang riwayat pendidikan saya. Mereka menyarankan saya supaya melamar kerja di PT Pertamina. Namun, saya hanya bisa tersenyum dan mengangguk karena tujuan saya pertama adalah mendaftar beasiswa S2 di Perancis. Amiiin.

Setelah beberapa waktu, mereka berdua menceritakan pengalaman mereka di daerah rantauan. Suka-duka yang pernah mereka alami pun tak luput dari bagian cerita itu. Dan saat-saat yang saya nantikan akhirnya tiba. Hal yang saya nantikan tak lain dan tak bukan adalah wejangan alias nasihat. Mereka hanya memberikan 2 hal yang harus saya pegang, jika ingin sukses dalam berkarir atau hal apapun.

“Kamu akan bisa survive dimanapun dan kapanpun kamu berada jika kamu punya dua sifat berikut,” pesan salah seorang dari mereka, serius. Penasaran? Jawabannya adalah Temen (bhs Jawa yang artinya bersungguh-sungguh dengan hal yang kita kerjakan) dan Jujur.

Bagaimana? Yuk kita praktikkan pesan tersebut 🙂

 
Leave a comment

Posted by on 17 October, 2011 in Inspirasi, Memori

 

Tags: , , ,