RSS

Nama Itu Sangat Berarti

24 Aug

Kita sebagai manusia telah mengenal nama-nama yang ada di muka bumi, sejak manusia pertama diciptakan, Nabi Adam as. Hal itu bukannya tanpa sebab. Tuhan telah mengajarkannya nama-nama benda dibumi sesuai dengan dalil dalam Alquran (2:31-33).

Ingatkah Anda pernyataan William Shakespeare yang berbunyi “What’s in a name? That which we call a rose by any other word would smell as sweet” dalam novel terkenalnya Romeo and Juliet? Dia berdalih bahwa nama tidaklah penting.

Saya pribadi sangat tidak setuju dengan pernyataanya. Tengoklah definisi wikipedia berikut:

Nama adalah sebutan atau label yang diberikan kepada benda, manusia, tempat, produk (misalnya merek produk) dan bahkan gagasan atau konsep, yang biasanya digunakan untuk membedakan satu sama lain. Nama dapat dipakai untuk mengenali sekelompok atau hanya sebuah benda dalam konteks yang unik mapun yang diberikan.

Selain sebagai pengenal antara satu kelompok atau benda, bagi saya, nama adalah doa bagi yang menyandangnya. Nama juga dapat mempengaruhi si pemilik nama tersebut. Ada beberapa cerita yang pernah saya dengar dari rekan saya.

  • Si kecil itu bernama Cesc Fabregas. Ya, nama pemain kelas dunia tersebut tersemat pada bayi mungil di salah satu perkampungan di tanah Jawa. Mungkin karena berat ataupun karena asing menyandang namanya, si bayi akhirnya sakit-sakitan. Kedua orang tuanya telah mencoba berobat dari satu dokter ke dokter lain, tapi tak kunjung sembuh. Walhasil, mereka memutuskan untuk mengganti namanya dengan nama khas Jawa. Si kecil berangsur-angsur sembuh dari penyakitnya.
  • Karena keterpukauannya terhadap kata “Stephen Johnson”, orang tua si bayi di daerah Sumatera Utara menamai anak mereka dengan nama tersebut. Mereka tidak mengetahui apa filosofi nama tersebut. Hasilnya, si anak mempunyai penyakit kulit yang menyeramkan. Setelah ditelusuri, nama Stephen Johnson adalah nama penyakit kulit yang diambil dari nama penemunya.

Dari sedikit paparan dan contoh diatas, saya menyarankan agar:

1. Hendaklah memberikan nama sesuai dengan doa dan harapan.

2. Janganlah memanggil orang dengan nama yang ‘merendahkannya’. Jika Anda ‘merendahkan’ orang lain, berarti Anda merendahkan Tuhannya yang telah menciptakannya.

3. Bersyukurlah dengan nama yang diberikan orang tua. Janganlah terlampau gengsi untuk mengganti nama ‘kampung’ yang telah diberikan olehnya dengan nama artis atau tokoh. Boleh-boleh saja sih meniru, tapi jangan dipaksakan.

 
Leave a comment

Posted by on 24 August, 2011 in Opini

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: