RSS

Roboh Ketika Shalat Jumat Berlangsung

11 Aug

Ini terjadi sekitar 8 tahun lalu ketika aku masih tinggal di asrama pondok pesantren.

Aku hidup di pesantren sekitar 7 bulan lalu. Aku menginjak kelas 1 SMA ketika itu. Pesantrenku terletak di Desa Mulyoharjo Kecamatan Mulyoharjo Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Di pesantrenku, metode pembelajaran yang digunakan adalah metode semi-modern. Artinya separo salaf separo modern. Maksudku adalah jika pagi hari para santri berangkat ke sekolah dan sore sampai malam hari serta pagi setelah subuh para santri mengaji kitab. Fyi, sekolah dan pesantren bukanlah satu yayasan.

Pada bulan Ramadhan, seperti biasanya, kegiatan belajar-mengajar di pesantrenku bertambah. Kami menyebutnya ngaji pasaran. Materinya adalah kitab-kitab pilihan yang diproyeksikan khatam pada pertengahan menjelang akhir Ramadhan. Jadi, jika mengaji pada hari biasa berbeda kitab setiap harinya, pada bulan Ramadhan kitabnya sama sampai khatam.

Suasana Ramadhan kala itu panas seperti tahun-tahun sebelumnya. Memang arti bulan Ramadhan sendiri adalah panas/membakar. Jadi, tidak heran jika bulan Ramadhan bawaannya panas, selain karena haus dan lapar tentunya.

Hari Jumat pertama bulan Ramadhan tiba! Waktunya jumatan, istilah shalat Jumat berjamaah. Kami berbondong-bondong ke masjid memakai pakaian serba putih, karena merupakan ajaran Rosul. Ini adalah momen yang tepat buat tidur. Ya, ketika khutbah berlangsung, aku lihat kepala teman-temanku (terkadang aku juga) dengat-dengut alias ngantuk dan tak jarang yang tidur pulas, sambil duduk.

Semakin lama, materi khutbah semakin sedikit. Akhirnya khutbahpun selesai dan dilanjutkan dengan iqomah, tanda akan dimulai shalat berjamaah. Satu persatu jamaah berdiri dan merapihkan barisan. Jamaah yang tertidur pun dibangunkan oleh jamaah yang disebelahnya.

Giliran temanku yang dibangunkan oleh jamaah yang ada disampingnya. Dia agak sulit dibangunkan karena badannya gemuk. Mungkin dia sangat mengantuk karena suplai oksigen ditubuh besarnya kurang terpenuhi. Namun, dengan bantuan jamaah lainnya akhirnya dia dapat dibangunkan. Dia tersadar dan mengikuti gerakan sang imam, takbiratul ihram.

Imam shalat selesai membaca fatihah dan salah satu surah dalam alquran. Diapun mengangkat tangan untuk melakukan gerakan ruku’. Temanku yang gendut tadi melakukan gerakan yang sama. Ketika i’tidal, yaitu gerakan berdiri tegak setelah ruku’, temanku tidak kuat mengangkat badannya yang besar. Kemungkinan dia tertidur waktu ruku’ tadi. Sontak jamaah yang ada disampingnya kaget. Mereka tidak bereaksi berlebihan karena sedang dalam posisi shalat.

Setelah shalat jamaah selesai, barulah ada jamaah yang tertawa tertahan. Kami yang menyaksikan kejadian itu juga tidak sanggup menahan tawa, tapi juga kasihan.

 
Leave a comment

Posted by on 11 August, 2011 in Humor

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: