RSS

Habiskan Novel Dan Brown

13 Nov

Dan Brown is the author of numerous bestselling novels, including the #1 New York Times bestseller, The Da Vinci Code — one of the best selling novels of all time. In early 2004, all four of Dan Brown’s novels held spots on the New York Times bestseller list during the same week. (danbrown.com)

Dan Brown, salah satu penulis novel yang fenomenal dengan karyanya ‘Da Vinci Code’, adalah salah satu dari sekian banyak novelis yang saya kagumi (karena karyanya). Karena itulah saya rela meluangkan waktu demi membaca karya-karyanya. Setahu saya, baru ada 4 novel yang terbit dengan bahasa Indonesia. Sebutlah DA VINCI CODE, ANGELS & DEMONS, DIGIAL FORTRESS, dan DECEPTION POINT. Semuanya itu, sudah ludes saya baca dan novel pertama yang saya baca adalah DA VINCI CODE. Disini, saya tidak akan menceritakan kisah masing-masing novel.

Sebenarnya, saya tidak suka membaca (mulai curhat🙂 ). Dari sejak SD (malah dari TK kalee…) sampai lulus SMA, saya belum pernah membaca buku–entah buku pelajaran maupun sastra–sampai tuntas. Selalu saja ada beberapa halaman yang saya lewati, bahkan baru satu halaman saya sudah bosan dengan buku tersebut. Awal saya kuliah di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, adalah titik balik saya dalam hal membaca. Dari situlah bahkan sampai sekarang, alhamdulillah saya akhirnya suka membaca.

Diawali ketika novel Da Vinci Code menyita perhatian publik karena kisah kontroversialnya dan dilanjutkan dengan pemboikotan penayangan film dengan judul sama di sejumlah negara. Anehnya, saya juga menjadi korban penasaran atas kehebohan novel dan film itu. Akhirnya saya pinjam novel itu ke teman saya, Novan. Waktu itu, secara tidak sengaja saya janji cuma 3 hari. Eh… ternyata dalam waktu yang saya janjikan, saya mampu menuntaskan novel yang berisi 632 halaman. Saya pun tidak menyangka akan menuntaskan membaca novel itu. Setelah itu, saya cari novel lainnya karya DAN BROWN. Akhirnya, setelah sekitar 1 tahun, saya menemukan Digital Fortress (600 halaman dan saya baca dalam waktu 2 hari) yang saya pinjam dari teman saya lainnya, Deni. Kemudian, beberapa bulan kemudian saya mendapatkan novel Angels & Demons dari ‘pacar’ teman saya–Deni–tadi, Lia. Saya pun cuma membutuhkan 1 hari untuk merampungkannya (656 halaman, puas rasanya😀 ). Dan yang terakhir, saya mendapatkan Deception Point di internet berupa e-book. Kali ini, saya baru bisa menyelesaikan novel sebanyak 640 halaman dalam waktu cukup lama, sekitar 2 bulan dikarenakan tidak intensnya dalam membaca alias tergantung mood.

Saya menarik beberapa kesimpulan, hasil dari saya membaca novel-novel karya Dan Brown. Hasilnya adalah sebagai berikut:

1. Dia adalah salah satu penulis thriller yang paling dinamis dan cerdas. Ungkapan itu saya kutip dari Library Journal. Dan saya setuju akan itu. Empat novel karangannya yang telah saya baca, mengisahkan petualangan yang mencengankan para pembacanya. Itu serupa dengan arti thriller itu sendiri.

Thriller adalah sebuah tipe literatur, film dan televisi yang memiliki banyak sub-tipe di dalamnya. Kata tersebut berasal dari kata Bahasa Inggris yang dapat diartikan secara bebas sebagai “petualangan yang mendebarkan”. Tipe alur ceritanya biasanya berupa para jagoan yang berpacu dengan waktu, penuh aksi menantang, dan mendapatkan berbagai bantuan yang kebetulan sangat dibutuhkan yang harus menggagalkan rencana-rencana kejam para penjahat yang lebih kuat dan lebih lengkap persenjataannya. (id.wikipedia.org)

2. Waktu yang ditempuh dari awal sampai akhir cerita cuma satu hari (satu malam). Entah dari tengah malam sampai petang, dari pagi-pagi buta sampai tengah malam, atau dari pagi sampai pagi lagi. Semua karyanya (paling tidak yang sudah saya baca) diceritakan dalam rentan waktu 24 jam. Saya tidak habis pikir, novel setebal 600an halaman hanya menceritakan kisah waktu sehari! Hebat bukan???

3. Ceritanya penuh teka-teki. Ada kejutan-kejutan di tiap babnya. Pembaca akan dibawa ke suatu cerita yang penuh misteri. Ada juga pengetahuan baru yang coba ditawarkan oleh penulisnya. Sangat terasa!

4. Semua novel Dan Brown yang pernah saya baca, pasti ada pernyataan bahwa ‘sesuatu’ di dalam novel ini adalah nyata. Sesuatu itu bisa berupa teknologi, nama organisasi, arsitektur, ritual rahasia, tempat atau lain sebagainya sehingga pembaca dihadapkan dengan sesuatu yang nyata. Tentu saja tidak semuanya nyata.

Itu saja kesimpulan saya dari novel-novel karya Dan Brown. Emang sih udah telat, tapi gakpapa…! Temukan kejadian-kejadian mencengangkan yang dapat memacu adrenalin kita dengan membaca novel-novel Dan Brown. Selamat membaca!!!

 
2 Comments

Posted by on 13 November, 2008 in Inspirasi, Opini

 

Tags: , , , , , , ,

2 responses to “Habiskan Novel Dan Brown

  1. hasbie

    27 March, 2009 at 1:57 am

    aku juga pernah baca,aku pinjem dari teman, oke bgt

     
  2. tono

    16 October, 2009 at 3:59 am

    Lupa satu hal kali ya pa’, tokoh utamanya selalu sepasang, laki** & perempuan.

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: