Pengukuhan Muda Praja IPDN XIX
26 September, 2008
Kemarin, Kamis, 25 September 2008, saya beserta keluarga pergi ke Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat untuk menyaksikan upacara pengukuhan Praja Muda IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri)–dulunya STPDN (Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri)– ke XIX. Upacara yang dimulai pada pukul 9.00 itu, dihadiri oleh Rektor IPDN dan beberapa pejabat negara, termasuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Mardiyanto.
Dalam pidatonya, Mendagri menyampaikan, bahwa praja IPDN harus bersikap profesional dan berakhlak mulia dalam menjalani pendidikan selama berada di Kampus IPDN. Selain itu juga, pidato yang berlangsung kurang lebih selama 15 menit itu, juga disampaikan kepada para praja muda IPDN agar mematuhi semua peraturan yang berlaku dan disahkan oleh rektor IPDN.
Upacara yang berlangsung kurang lebih dua jam itu, dimeriahkan oleh marching band Gita Abdi Praja (GAP) IPDN yang memukau tamu undangan, diantaranya membentuk tulisan IPDN dan GAP. Beberapa kali mayoret juga melakukan atraksi apik, dengan membentuk susunan segitiga dengan pijakan dua buah drum dan mayoret paling atas memainkan ‘tongkatnya’–saya kira Anda paham maksud saya–dan ada juga adegan berdiri kayang tanpa bantuan kedua tangannya. Namun, ada juga yang melakukan kesalahan, yakni ketika sedang beraksi dengan tongkatnya, tiba-tiba tongkatnya lepas. Untung saja, tidak mengenai anggota lainnya.
Sayangnya, ada sebuah kejadian yang menyedot perhatian para tamu undangan, yakni sewaktu Mendagri menyampaikan sambutannya, ada salah seorang Praja perempuan tidak kuat lagi melanjutkan upacara alias pingsan. Mungkin karena kepanasan, entah karena apa…. Sontak para tamu undangan berdiri dan berusaha menyaksikan momen itu. Akan tetapi, over all upacara pengukuhan itu berlangsung khidmat dan lancar.
Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa pada seorang Praja perempuan tersebut. Selamat atas Pengukuhan Praja IPDN XIX. Semoga dapat menempuh pendidikan dengan lancar.
Entry Filed under: Lain-lain. Tags: ipdn, gap, praja, stpdn, pengukuhan, mendagri, mardiyanto, jatinangor.
9 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
oktafh | 26 September, 2008 at 5:57 am
hahaha, lumayan sae tulisane
2.
lavender | 27 September, 2008 at 5:27 am
saya adalah salah seorang muda wanita praja XIX yg dikukuhkan tgl 25 sep 2008 itu. saya hanya ingin menyampaikan bahwa praja putri yg pingsan itu saat ini dlm keadaan sehat. dia adalah kawan saya dalam 1 kompi upacara itu. dia hanya kelelahan karena pd saat itu di lapangan cukup terik. jd membuat lumayan payah.
3.
maknyooz.... | 27 September, 2008 at 12:01 pm
ha…ha……
4.
maknyooz.... | 27 September, 2008 at 12:04 pm
hal yg wajar aja kali,,, kalo ada yg pingsan….. yg pingsan juga ga ada niat buat pingsan…. kalian ga tau aja…. kami tu lumayan cape juga abis mendispra langsung gladi buat upacara….
5.
yulko_17 | 28 September, 2008 at 3:16 am
saya kira itu adlah hal yang wajar.krn ini khan bulan puasa. apalagi kalo mudapraja tersebut tidak sahur. dan juga fisik orang beda2, apalagi adik2 mudapraja baru pulang dari latsar yang tentunya melelahkan.kami selaku senior hanya bisa mengucapkan selamat atas pengukuhan muda oleh pak mendagri. kami harap ankt xix lebih baik dari ang sebelumnya
bhineka nara eka bhakti?????????????????????
praja!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
6.
mixer_18 | 28 September, 2008 at 3:21 am
bhineka nara eka bhakti……
satu sikap satu suara…..
selamat ya……… bagi adk2 muda praja yng br sj dikukuhkan oleh mendagri.
kami harap apa yang telah dibekali di latsar, kalian bisa mengaplikasikan dlm kehidupan sehari-hari di ksatrian ipdn. sukses ya
7.
admin | 7 October, 2008 at 3:07 am
#oktafh: matur nuwun…



#lavender: oOo temen Anda…yawdah mudah-mudahan sukses semua
#maknyooz: betul sekali
#yulko_17: sepakat pak…
#mixer_18: mudah-mudahan terkabul permintaannya
8.
petak | 12 October, 2008 at 9:49 am
Kalo hadir pas pengukuhan biasanya sih ada saudara yang ikut upacara..
pas waktu upacara ngeliat saya ga om
salam kenal ya om..
9.
admin | 14 October, 2008 at 5:03 am
#petak : ga juga tuh… emangnya tukang foto ada saudara yang ikut upacara? hehehe….
Salam kenal juga mas….